Perilaku Konsumen adalah suatu Pendekatan untuk mempelajari tingkah laku konsumen ada 2, yaitu pendekatan marginal utility(cardinal) dan pendekatan indifference curve(ordinal). Berikut sedikit penjelasan tentang pendekan-pendekatan tersebut.A.Pendekatan Marginal Utility (Cardinal)Pendekatan Marginal Utility atau pendekatan kardinal adalah pendekatan yang beranggapan bahwa kepuasan konsumen dapat diukur dengan satu satuan, misalnya uang. Marginal utilityadalah tambahan atau pengurangan kepuasan sebagai akibat dari pertambahan atau pengurangan satu unit barang tertntu. Dalam pendekatan ini digunakan anggapan sebagai berikut: Utility bisa diukur dengan uang. Hukum Gossen dalam bukunya “The Law of Diminishing Returns” berlaku yang menyatakan bahwa "Semakin banyak sesuatu barang dikonsumsi, maka tambahan kepuasan yang diperoleh dari setiap satuan tambahan yang dikonsumsi akan menurun".Konsumen berusaha memaksimumkan kepuasan Pendekatan Indifference Curve (Ordinal)Pendekatan Indifference Curve atau pendekatan ordinal adalah pendekatan yang beranggapan bahwa kepuasan konsumen hanya dapat dinyatakan lebih tinggi atau lebih rendah.Anggapan dalam pendekatan ordinal sebagai berikut:Konsumen mempunyai pola preferensi akan barang-barang tertentu.Konsumen mempunyai
click here
Click Here
Tampilkan postingan dengan label Bisnis dan manajemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis dan manajemen. Tampilkan semua postingan
Pengertian Ilmu Ekonomi
Ilmu
ekonomi yakni dibagi atas menjadi dua yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi
makro. Pengertian dan perbedaan ekonomi makro dan ekonomi mikro terletak pada
ruang lingkup kajian ekonomi. Berikut ini adalah pengertian dan
perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro. Ekonomi Makro, mengkaji mempelajari
variabel-variabel ekonomi secara agregat (keseluruhan). Variabel-variabel yang
juga berdampak atas beragam tindakan pemerintah tersebut, antara lain:
pendapatan nasional, kesempatan kerja dan atau pengangguran, jumlah uang
beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, maupun neraca pembayaran
internasional.Ruang lingkup kajian ekonomi makro adalah usaha masyarakat dan
pemerintah dalam mengelola faktor produksi secara efisien. Landasan kajian
ekonomi makro adalah teori Keynes, Ekonomi makro memusatkan perhatian pada
usaha masyarakat sebagai satu kesatuan untuk melakukan efisiensi dalam
menggunakan faktor-faktor produksi yang tersedia.Ekonomi Mikro, mempelajari
variabel-variabel ekonomi dalam lingkup kecil misalnya perusahaan, rumah
tangga. Ekonomi mikro juga mempelajari bagaimana berbagai keputusan dan
perilaku tersebut memengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa,
yang akan menentukan harga; dan bagaimana harga, pada gilirannya, menentukan
penawaran dan permintaan barang dan jasa selanjutnya.Ruang lingkup kajian
ekonomi mikro adalah produsen dan konsumen. Tradisi berlandaskan teori Adam
Smith.
Contoh proposal Warnet
“PROPOSAL”
“WARUNG INTERNET”
“FAST NET”
![]() |
|||||
![]() |
![]() |
||||
Disusun Oleh : Khoirul Anam Ma’ruf
Kelas : XII Pemasaran 2
Nis: 4897
SMKN 1 BERAU
Tahun Ajaran 2011/2012
Lembar Pengesahan
Proposal Usaha
“Warung Internet”
“Fast Net”
Disusun Oleh :Khoirul Anam
Ma’ruf
Disahkan Pada Tanggal
....Februari 2012
Oleh :
Contoh Proposal Rumah Makan Ayam
BAB I
LATAR BELAKANG
- Dasar Gagasan Usaha
Pengenbanggan usaha dan pembukaan usaha semakin di lirik dan
di minati oleh masyarakat dan pemerintah, untuk dijadikan salah satu upaya
dalam kegiatan mengurangi penganguran dan kemiskinan di Negara ini.
1.
Prospek Pasar
Untuk peluang pasar usaha ini akan memberikan prospek yang
menjanjikan untuk dikembangkan di Kabupaten Berau, karena kebutuhan makanan
adalah merupakan kebutuhan pokok manusia, apalagi kebiasaan sebagian besar
masyarakat di Kabupaten Berau yang senang makan diluar rumah bersama anggota
keluarga, pacar, dan teman.
2.
Manfaat Ekonomis
Ê
Menumbuhkan sikap wirausaha
Ê
Membuka lapangan kerja bagi orang masyarakat
sekitar
Ê
Mengurangi pengangguran dan kemiskinan
Ê
Memberikan pilihan menu makanan yang bervariasi
bagi masyarakat Kabupaten Berau.
Ê
Meningkatkan pendapatan daerah
3.
Manfaat Sosial
Menciptakan
atau membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar dan memberikan variasi menu
makanan khususnya makanan yang berbahan dasar daging ayam,.
Contoh Proposal Usaha Sembako
Proposal
Usaha
“sembako”
DI Susun Oleh
: Muhamad supriadi
NIS
: 4900
Dinas
Pendidikan Kabupaten Berau
SMK
Negeri 1 Berau
Tahun
Ajaran 2010/2011
KATA PENGANTAR
Puji
dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat
Rahmat dan Hidayah-Nya lah sehingga penulis
dapat menyelesaikan proposal Usaha ini dengan baik dan menjadi salah satu
pengajaran yang berguna bagi penyusun maupun pembaca.
Tak lupa juga penulis ucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang
telah banyak memberikan masukan dan motivasi, baik dari pihak ekstern maupun
intern.
Pengerjaan proposal ini telah diusahakan semaksimal mungkin, namun
dengan dengan keterbatasan waktu dan kemampuan penyusun, maka proposal ini
masih terdapat kekurangan maupun kesalahan. Oleh karena itu, penyusun
mengharapkan kritik dan saran yang membangun atas penyempuraan proposal ini,
penulis berharap dengan adanya proposal ini dapat bermanfaat bagi penulis
maupun pembaca.
Akhir kata penyusun ucapkan terima kasih atas perhatian dan partisipasinya.
Tanjung Redeb, 07
april 2011
Penyusun
Proposal RM. Konro Makasar
RINGKASAN PROYEK
MANAJEMEN
1. Nama
Perusahaan :
RM. KONRO MAKASSAR
2. Nama
Pemilik / Pimpinan Perusahaan :
Ernawati
3. Bidang
Usaha :
Jual Makanan
4. Jumlah
Karyawan Tenaga Kerja :
5 Orang
5. Badan
Hukum :
Akte Notaris No. 036-0001-879-2011
6. Alamat
Perusahaan :
Jalan Pemuda No. 342 Tg. Redeb
PEMASARAN
1. Produk
yang dipasarkan :
Makanan ( Konro Makassar )
2. Sasaran
Konsumen / pembeli :
Masyarakat Umum
3. Wilayah
Pemasaran :
Wilayah Tanjung Redeb
4. Rencana
Penjualan per tahun (unit) :
36.000 Porsi
PRODUKSI / OPERASI
1. Kapasitas
Produksi :
100 Porsi perhari
2. Ketersediaan
Bahan Baku :
Mudah didapatkan / diperoleh
3. Fasilitas
/ Sarana Produksi :
1 Unit warung
4. Dampak
Lingkungan :
-
KEUANGAN
1. Total
Pembiayaan Proyek :
Rp. 671.645.000,-
2. Modal
Sendiri :
Rp. 471.645.000,-
3. Pinjaman
yang diajukan :
Rp. 200.000.000,-
4. Jangka
Waktu Pengembalian Pinjaman : 4 Tahun
5. Penjualan
per tahun :
Rp. 730.000.000,-
6. Keuntungan
per tahun :
Rp. 145.041.250,-
7. Return
on Invesment ( ROI ) :
27,05%
8. Break
Event Point :
Penjualan 36.500 porsi setahun
9. Alternatif
Agunan / Jaminan yang dimiliki :
Sertifikat Rumah
dan dinilainya : Rp.
200.000.000,-
10. Rencana
Realisasi Proyek :
Bulan April 2011
PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA
PASAR PERSAINGAN TIDAK
SEMPURNA
a. Pasar Monopoli
Arti dari
pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di
mana hanya ada satu penjual/produsen yang berhadapan dengan banyak pembeli atau
konsumen.
Ciri-ciri dari pasar monopoli
adalah:
1. hanya ada satu produsen yang menguasai
penawaran;
2. tidak ada barang substitusi/pengganti
yang mirip (close substitute);
3. produsen memiliki kekuatan menentukan
harga; dan
4. tidak ada pengusaha lain yang bisa
memasuki pasar tersebut karena ada hambatan berupa keunggulan perusahaan.
Ada beberapa penyebab
terjadinya pasar monopoli, di antara penyebabnya adalah sebagai berikut:
1. Ditetapkannya
Undang-undang (Monopoli Undang-undang). Atas pertimbangan pemerintah, maka
pemerintah dapat memberikan hak pada suatu perusahaan seperti PT. Pos dan Giro,
PT. PLN.
2. Hasil pembinaan mutu dan spesifikasi
yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain, sehingga lama kelamaan timbul
kepercayaan masyarakat untuk selalu menggunakan produk tersebut.
DEFINISI MANAJEMEN ADMINISTRASI Dan Macam Macam manajemen dalam usaha
Definisi Manajemen
Manajemen dapat didefinisikan dari
dua sudut pandang, yaitu sebagai proses penyelenggaraan berbagai kegiatan dalam
rangka penerapan tujuan dan sebagai kenzampuan atau keterampilan orang yang
menduduki jabatan manjerial untuk memperoleh sesuatu hasil dalam rangka
pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain. Dengan demikian, dapat
dikatakan bahwa manajemen merupakan inti dari administrasi karena memang
manajemen merupakan alat pelaksana utama administrasi. Dalam hubungan ini perlu
diperhatikan bahwa manajemen dalam arti kelompok pimpinan tidak melaksanakan
sendiri kegiatan-kegiatan yang bersifat operasional, melainkan mengatur
tindakan-tindakan pelaksanaan oleh sekelompok orang yang disebut bawahan.
Dengan perkataan lain, dapat dikatakan bahwa administrasi dan manajemen tidak
dapat dipisah-pisahkan. Hanya kegiatan-kegiatannya yang dapat dibedakan.
Apabila dilihat dari segi fungsional, administrasi mempunyai dua tugas utama,
yakni menentukan tujuan menyeluruh yang hendak dicapai (organizational goal);
(2) menentukan kebijaksanaan umum yang mengikat seluruh organisasi (general and
over all policies). Sebaliknya, manajemen pada hakikatnya berfungsi untuk
melakukan semua kegiatan-kegiatan yang perlu dilaksanakan dalam rangka
pencapaian tujuan dalam batas-batas kebijaksanaan umum yang telah ditentukan
pada tingkat administrasi.
Langganan:
Postingan (Atom)
Khoirul Anam Ma'ruf. Diberdayakan oleh Blogger.
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "







